NUSA TENGGARA BARAT — Acer kembali memperbarui lini laptop gaming andalannya dengan merilis Predator Helios 18 AI. Perangkat ini diperkenalkan dalam gelaran Computex 2026 dan langsung menyita perhatian berkat spesifikasi gahar yang diusungnya.
Dapur pacu laptop ini mengandalkan prosesor Intel Core Ultra 9 yang dipadukan dengan GPU NVIDIA GeForce RTX 5090. Kombinasi ini memungkinkan akselerasi tugas-tugas AI secara langsung di perangkat.
Salah satu keunggulan utama Helios 18 AI ada pada sistem pendinginnya. Acer membenamkan dual kipas 6th Gen Predator AeroBlade 3D dengan bilah logam super tipis. Klaimnya, aliran udara meningkat hingga 20 persen lebih baik dibanding kipas berbahan plastik. Sistem ini juga diperkuat vector heat pipes dan liquid metal thermal grease untuk menjaga suhu tetap stabil saat sesi gaming panjang.
Dari sisi grafis, laptop ini mendukung teknologi NVIDIA DLSS 4.5. Fitur ini memungkinkan peningkatan frame rate dan kualitas gambar secara real-time berkat kemampuan image generation berkecepatan tinggi. Layar 18 inci-nya juga bisa diatur antara mode 4K 120 Hz untuk visual tajam atau FHD 240 Hz untuk gameplay yang lebih mulus.
Bidang audio juga mendapat perhatian. Enam speaker proprietary diklaim mampu menghasilkan suara imersif dengan arah yang presisi. Secara desain, laptop ini sudah mengantongi penghargaan iF Design Award 2026 dan dilengkapi dynamic RGB lighting serta keyboard mechanical Predator MagKey 4.0.
Hingga berita ini diturunkan, Acer Indonesia belum mengumumkan harga resmi dan jadwal ketersediaan Predator Helios 18 AI di pasar dalam negeri. Konsumen disarankan memantau situs resmi Acer Indonesia untuk informasi lebih lanjut.
Dengan spesifikasi yang diusung, Predator Helios 18 AI jelas bukan laptop untuk pengguna kasual. Produk ini dirancang khusus untuk gamer hardcore dan kompetitor esports yang membutuhkan performa desktop dalam bentuk portabel. Kombinasi RAM 256 GB dan penyimpanan 6 TB juga menjadikannya pilihan bagi kreator konten atau pengembang yang bekerja dengan dataset besar dan rendering berat.
Kehadiran dua port Thunderbolt 5 menjadi nilai tambah untuk transfer data super cepat, sementara dukungan Intel Killer DoubleShot Pro memastikan prioritas lalu lintas jaringan untuk gaming tetap optimal.