MATARAM — Tim Paskibra SMAN 9 Mataram membuktikan diri sebagai yang terbaik di ajang Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) dan Pengibaran Bendera Peringatan Hari Konstitusi MPR RI Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat. Mereka berhasil merebut juara pertama setelah menunjukkan kekompakan, disipli, dan kreasi gerakan yang memukau dewan juri.
Kepala SMAN 9 Mataram, Nengah Istiqomah, M.Pd, menyampaikan rasa syukur atas prestasi tersebut. Menurutnya, capaian ini merupakan hasil dari latihan keras dan semangat kebersamaan seluruh siswa serta dukungan keluarga besar sekolah.
“Prestasi ini merupakan hasil latihan yang disiplin dan semangat kebersamaan para siswa. Kami berharap capaian ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun nonakademik,” ujar Nengah.
Ajang yang digelar MPR RI bekerja sama dengan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) ini diikuti oleh perwakilan SMA, MA, dan sederajat dari berbagai kabupaten dan kota di NTB. Sebanyak sepuluh sekolah tercatat sebagai peserta, termasuk MAN 1 Lombok Timur, SMAN 1 Selong, MAN 1 Lombok Barat, MAN 2 Mataram, SMAN 2 Mataram, SMAN 1 Mataram, MAN 2 Kota Bima, SMAN 1 Kuripan, dan SMAN 3 Mataram.
Trofi dan piagam penghargaan juara I diserahkan langsung dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Konstitusi MPR RI Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda tahunan untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaksanaan lomba ini telah dikoordinasikan dengan sejumlah pihak di Pemerintah Provinsi NTB. Pasalnya, agenda tersebut direncanakan akan dihadiri langsung oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Kehadiran pimpinan lembaga negara ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para peserta dan masyarakat yang menyaksikan.
Lomba Kreasi Baris Berbaris ini tidak sekadar ajang adu ketangkasan baris-berbaris. Pemerintah dan penyelenggara menempatkannya sebagai upaya menanamkan kedisiplinan, nasionalisme, dan semangat persatuan di kalangan pelajar NTB.
Bagi SMAN 9 Mataram, prestasi ini menjadi modal berharga untuk terus mengembangkan potensi siswa di bidang nonakademik. Sekolah berharap capaian ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan pada ajang serupa di tingkat nasional.