NUSA TENGGARA BARAT — Barcelona harus mengubur ambisi menyentuh angka 100 poin di klasemen akhir La Liga. Pada laga pekan ke-36, tim asuhan Hansi Flick menyerah 1-0 dari Deportivo Alavés di kandang lawan. Hasil ini tak mengubah posisi Barcelona sebagai juara, namun menghentikan rekor sempurna mereka di sisa musim.
Sepanjang babak pertama, Barcelona mendominasi penguasaan bola. Namun, tanpa beberapa pilar utama, serangan mereka tumpul. Marcus Rashford hanya mencatatkan dua peluang setengah hati di awal laga.
Alavés justru tampil lebih agresif. Mereka mengandalkan set piece dan umpan silang untuk mengancam gawang Barcelona. Tekanan itu membuahkan hasil pada masa injury time babak pertama. Sundulan Ibrahim Diabate memanfaatkan kemelut di kotak penalti usai tendangan pojok, menjebol gawang Marc-André ter Stegen.
Memasuki babak kedua, skenario serupa terus berulang. Barcelona mendominasi penguasaan bola tanpa mampu menciptakan peluang berbahaya. Alavés bertahan rapat dan disiplin, mengandalkan serangan balik cepat untuk mengancam.
Pertandingan diwarnai banyak pelanggaran dan beberapa kartu kuning. Kualitas permainan menurun drastis di sisa waktu. Peluit panjang wasit menjadi penanda kemenangan tipis namun sangat berarti bagi Alavés dalam misi bertahan di La Liga.
Bagi Barcelona, hasil ini tak terlalu berarti. Hansi Flick sengaja merotasi banyak pemain inti untuk menjaga kebugaran di laga pamungkas. Beberapa pemain muda dan pelapis mendapat kesempatan bermain.
Satu nama yang menonjol adalah bek tengah berusia 21 tahun, Álvaro Cortés. Penampilannya di lini belakang disebut sebagai titik terang di tengah performa tim yang kurang meyakinkan. Barcelona masih menyisakan dua pertandingan lagi sebelum musim resmi berakhir.