Pembalap muda Malaysia Hakim Danish Ramli gagal mengonversi posisi start baris kedua menjadi podium pada seri Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Rider kelahiran Terengganu ini harus puas menyentuh garis finis di posisi ke-10 pada balapan Minggu (10/5). Meski punya rekam jejak impresif dengan tiga podium di level junior, transisi ke kelas reguler terbukti menghadirkan tantangan berat.
start baris kedua menjadi podium pada seri Moto3 Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans. Rider kelahiran Terengganu ini harus puas menyentuh garis finis di posisi ke-10 pada balapan Minggu (10/5). Meski punya rekam jejak impresif dengan tiga podium di level junior, transisi ke kelas reguler terbukti menghadirkan tantangan berat. ISI:Mengawali balapan dari urutan keempat, Hakim Danish semula memiliki peluang besar menembus jajaran depan. Pembalap berusia 18 tahun itu tampil menjanjikan sepanjang kualifikasi hingga mengamankan grid start baris kedua. Namun, agresivitas lawan di lintasan Le Mans memaksa Hakim berjuang ekstra keras menjaga posisinya.
Ritme balap Hakim perlahan melorot saat memasuki pertengahan lomba. Ia kesulitan mempertahankan kecepatan dan harus merelakan tempatnya direbut pembalap lain hingga akhirnya finis di urutan ke-10. Hasil ini memberinya tambahan 6 poin berharga untuk klasemen sementara.
Hasil di Le Mans kali ini terasa kontras jika melirik rekam jejak mentereng Hakim di Red Bull MotoGP Rookies Cup (2023-2025). Selama tiga musim berkompetisi di level junior, ia sudah melakoni enam balapan di sirkuit legendaris Prancis tersebut. Statistiknya pun tergolong luar biasa dengan koleksi tiga kali podium.
Hakim tercatat meraih podium ketiga pada musim 2024 serta dua kali podium kedua pada edisi 2025. Namun, transisi ke kelas Moto3 menunjukkan jurang persaingan yang nyata. Pengalaman mumpuni di sirkuit yang sama ternyata belum cukup untuk menaklukkan tantangan teknis dan intensitas balap kelas dunia.
Meski gagal mengulang memori podium, Hakim Danish menunjukkan grafik performa yang stabil. Terhitung sejak seri kedua musim 2026, ia tidak pernah absen membawa pulang angka bagi timnya. Konsistensi finis di zona poin dalam empat balapan terakhir menjadi modal krusial bagi pembalap kelahiran Terengganu ini.
Berikut rincian performa Hakim Danish dalam lima seri pembuka Moto3 2026:
Hingga saat ini, satu-satunya kegagalan meraih poin hanya terjadi pada seri pembuka di Thailand. Fokus Hakim selanjutnya adalah menjaga tren positif ini demi memperbaiki posisi di klasemen. Ia harus segera beradaptasi dengan karakter mesin Moto3 agar mampu bersaing di barisan depan hingga bendera finis berkibar.