PLN NTB Periksa Tower Transmisi di Tanjung Guna Cegah Pemadaman

Penulis: Khoirul Anwar  •  Rabu, 06 Mei 2026 | 13:59:00 WIB
Personel PLN NTB melakukan inspeksi tower transmisi di Tanjung guna mencegah pemadaman listrik.

TANJUNG — Personel dari Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Lombok Barat dikerahkan untuk menyisir jalur transmisi di wilayah Tanjung. Mereka melakukan Climb Up Inspection (CUI), yakni metode pemeriksaan fisik dengan memanjat tower transmisi guna memastikan seluruh peralatan berfungsi optimal sesuai standar operasional.

Langkah antisipasi ini diambil untuk memetakan anomali pada aset kelistrikan. Dengan mendeteksi kerusakan kecil lebih awal, risiko pemadaman listrik akibat gangguan teknis pada jaringan transmisi dapat diminimalisir secara signifikan.

Gunakan Teknologi Thermovisi untuk Deteksi Panas Berlebih

Dalam menjalankan tugasnya, tim di lapangan tidak hanya mengandalkan penglihatan mata telanjang. Petugas juga menggunakan teknologi thermovisi untuk memantau suhu pada klem sambungan kabel atau konduktor.

Deteksi suhu ini krusial karena panas berlebih (overheating) pada titik sambungan sering kali menjadi indikasi awal adanya kerusakan atau kelemahan material. Jika dibiarkan, kondisi ini berpotensi memutus aliran listrik pada sistem transmisi utama.

Selain pemantauan suhu, petugas yang memiliki sertifikasi khusus ini memeriksa kondisi fisik material mulai dari struktur baja tower (tower steel), baut pengikat yang longgar, hingga kondisi isolator dan aksesoris pendukung lainnya.

Pemeriksaan Detail dari Puncak Tower Transmisi

Seluruh temuan di lapangan, baik berupa korosi pada besi tower, retakan material, maupun insulator yang pecah, didokumentasikan secara mendalam. Data tersebut kemudian dipetakan berdasarkan tingkat urgensi untuk segera mendapatkan penanganan korektif.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menegaskan bahwa keandalan sistem transmisi merupakan kunci utama dalam menjaga ketersediaan listrik bagi masyarakat. Pemeriksaan berkala ini menjadi wujud nyata pelayanan PLN di wilayah Nusa Tenggara Barat.

“Keandalan sistem transmisi adalah fondasi utama dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Melalui kegiatan Climb Up Inspection yang dilaksanakan secara berkala, PLN dapat mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga tindakan korektif dapat segera dilakukan. Ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memberikan pelayanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat,” ujar Sri Heny Purwanti.

Prioritas Keselamatan Kerja dan Keandalan Aset

Mengingat risiko pekerjaan yang tinggi, setiap tahapan inspeksi diawali dengan prosedur keselamatan yang ketat. Tim wajib menyusun Job Safety Analysis (JSA) dan memastikan penggunaan alat pelindung diri (APD) lengkap, seperti full body harness dan helm keselamatan.

Penerapan pemeliharaan berbasis keandalan (reliability centered maintenance) ini diharapkan tidak hanya menjaga kesehatan aset jangka panjang, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi warga di Kabupaten Lombok Utara.

Melalui pasokan listrik yang stabil dan minim gangguan, PLN optimistis pertumbuhan ekonomi daerah dapat terus terjaga, terutama bagi sektor-sektor produktif yang bergantung sepenuhnya pada ketersediaan daya listrik tanpa hambatan.

Reporter: Khoirul Anwar
Back to top