DOMPU — Ketua Panitia Seleksi Sekda Dompu Gatot Gunawan Putra Perantauan menyatakan pihaknya belum menerima laporan adanya pelamar yang masuk secara resmi. Informasi terakhir dari Sekretariat BKD, kata dia, masih menunjukkan angka nol pendaftar.
“Iya, tadi malam informasi dari Sekretariat BKD belum ada yang daftar. Para calon pelamar baru membuka-buka link untuk melihat persyaratan dan contoh formulir yang harus dibuat saat mendaftar,” ungkap Gatot saat dikonfirmasi, Kamis (22/10).
Seleksi terbuka pengisian jabatan Sekda Dompu tertuang dalam Pengumuman Nomor 003/PANSEL.JPT-SEKDA-DPU/2026. Pendaftaran dilakukan melalui aplikasi ASN Karier milik Badan Kepegawaian Negara, bukan lewat pengiriman berkas manual ke kantor daerah.
Seluruh berkas pelamar akan diverifikasi secara administratif. Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan pada 5 November 2026.
Seleksi ini terbuka bagi aparatur sipil negara dari berbagai instansi pemerintah di seluruh Indonesia, sepanjang memenuhi persyaratan yang ditetapkan pansel.
Penelusuran pansel menunjukkan calon pelamar yang mengakses seleksi Sekda Dompu berasal dari ASN luar Kabupaten Dompu. Belum ada ASN di lingkup Pemkab Dompu yang mengajukan pendaftaran maupun membuka aplikasi tersebut.
Gatot memperkirakan pendaftaran mulai ramai menjelang akhir Oktober hingga 1 November 2026. Batas akhir pendaftaran ditetapkan pada 2 November 2026.
Pelamar yang lolos verifikasi administrasi akan mengikuti seleksi kompetensi manajerial dan sosial kultural melalui assessment center. Tahapan berlanjut ke penyusunan makalah, seleksi kompetensi bidang sesuai keahlian, penilaian, serta wawancara.
Seluruh rangkaian seleksi dijadwalkan berlangsung di Kantor BKD Provinsi NTB hingga 10 November 2026. Pansel kemudian menetapkan tiga peserta terbaik pada 13–14 November 2026 untuk diserahkan kepada Bupati Dompu selaku Pejabat Pembina Kepegawaian.
Pengumuman tiga besar dijadwalkan setelah pansel memperoleh rekomendasi Gubernur NTB dan BKN, yakni pada pekan keempat November 2026. Pemkab Dompu menargetkan Sekda definitif dapat dilantik pada awal Desember 2026.
Kosongnya pendaftaran pada pekan pertama ini membuat tenggat 2 November 2026 menjadi penentu apakah seleksi berjalan sesuai jadwal atau mengalami perpanjangan.