Jawa Barat Juara Indonesia Muslim Travel Index 2026, Pertahankan Peringkat Pertama

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 15:33:02 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menerima penghargaan peringkat pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026 di Jakarta International Convention Center, Jumat (16/10/2026).

NUSA TENGGARA BARAT — Jawa Barat kembali menempati peringkat pertama Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026, melanjutkan capaian serupa tahun sebelumnya. Penghargaan diterima Wakil Gubernur Erwan Setiawan dari Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Jakarta International Convention Center, Jumat (16/10/2026). Kemenangan ini juga disertai Special Recognition kategori Best IMTI Performance of the Year.

Penilaian IMTI 2026 menempatkan Jawa Barat di atas provinsi lain dalam hal layanan wisata ramah Muslim. Erwan menyebut capaian itu lahir dari kolaborasi pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, masyarakat, dan Bank Indonesia.

Kolaborasi tersebut mencakup penyediaan fasilitas pendukung kebutuhan wisatawan Muslim, mulai dari kuliner halal hingga ruang ibadah di destinasi. Keramahan warga dan keindahan alam Jawa Barat dinilai menjadi nilai tambah tersendiri di mata penilai.

Apa yang Membuat Jawa Barat Kembali Menang

Kemenangan dua tahun beruntun menunjukkan kualitas layanan wisata ramah Muslim di Jawa Barat bukan hasil kebetulan. Penghargaan Special Recognition IMTI untuk kategori Best IMTI Performance of the Year memperkuat posisi provinsi ini sebagai acuan nasional.

Bagi traveler Muslim, gelar ini jadi sinyal bahwa destinasi di Jawa Barat relatif siap menerima kebutuhan perjalanan keluarga. Mulai dari ketersediaan makanan halal, tempat salat yang mudah ditemukan, hingga akomodasi yang memahami kebutuhan tamu Muslim.

30 UMKM dan Pesantren Binaan BI Jabar Promosi di ISEF 2026

Bersamaan dengan pengumuman IMTI, sebanyak 30 UMKM dan pesantren binaan Bank Indonesia Jawa Barat memamerkan produk unggulan di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026. Ajang ini berlangsung 14-18 Oktober 2026 di JICC, Jakarta.

ISEF ke-13 menghadirkan lebih dari 100 kegiatan luring dan daring, dengan lebih dari 1.000 pelaku industri halal dari berbagai sektor ekonomi dan keuangan syariah. Partisipasi Jawa Barat mencakup pameran produk, peragaan busana, hingga pertemuan bisnis.

Produk Fesyen Muslim hingga Kuliner Halal yang Dibawa

Di sektor fesyen Muslim, 14 UMKM wastra dan modest fashion Jawa Barat membuka stan di area pameran JICC. Merek yang tampil antara lain Dama Kara, YASA, Neu Men, Boolao, Klambikoe, Fustan by Dots Indonesia, Bellahasura, Himeca Daily, Awgorgeousin, Kirapassa, Netaly, Jofan Design, Artikala, dan Anggia Handmade.

Enam UMKM mendapat kesempatan tampil di peragaan busana IN2MOTIONFEST x JMFW 2026, yakni Jofan Design, Artikala, Klambikoe, Bellahasura, Fustan by Dots Indonesia, dan Boolao. Mom Aiko Store mengikuti business matching sektor modest fashion.

Untuk makanan dan minuman halal, Ciomy, D'Mamam, Imago, Sila Tea, dan Yammy Babeh mengisi area Halal Food B2B. Alamme dan Madu NP hadir di area Halal Food B2C, sementara produk lain dipasarkan lewat Gema Halal-Halal Mart.

Pesantren dan Produk Ekspor Ikut Unjuk Gigi

Dua pesantren binaan Bank Indonesia Jawa Barat berpartisipasi dalam ISEF 2026, yaitu Gerbang Santri melalui produk Air Berkah dan Pondok Pesantren Darussyifa Al Fitra. Di area Jawara Ekspor, Imago, Sarkara Madu, dan Sila Tea mewakili makanan halal, sedangkan Dama Kara, Kirapassa, dan Neu Men membawa modest fashion.

Pembinaan UMKM dilakukan bertahap, mencakup peningkatan kapasitas bisnis, seleksi produk, pengembangan jaringan pemasaran, hingga akses pembiayaan berbasis syariah. Lewat rangkaian ISEF 2026, pelaku usaha menjajaki kerja sama dan memperluas distribusi.

Arti Gelar IMTI bagi Perencana Liburan Keluarga

Erwan mengajak masyarakat dan pelaku pariwisata terus memperkuat daya tarik destinasi. "Mari terus kita tunjukkan keramahan, keindahan alam, dan kelengkapan fasilitas pariwisata kita kepada dunia," katanya.

Untuk traveler yang sedang menyusun rencana liburan keluarga, gelar IMTI bisa jadi pertimbangan awal memilih destinasi. Rincian fasilitas di tiap destinasi tetap sebaiknya dikonfirmasi lewat dinas pariwisata setempat atau pengelola objek sebelum berangkat.

Durasi ideal menjelajah Jawa Barat bergantung pada rute yang dipilih. Memecah perjalanan per wilayah, misalnya Bandung dan sekitarnya lalu lanjut ke Priangan Timur, membuat liburan lebih nyaman dibanding menempuh banyak titik dalam sehari.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: harapanrakyat.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top