TALIWANG — Rapat koordinasi yang digelar Pemkab Sumbawa Barat menempatkan 652 balita stunting sebagai bahasan utama. Hanipah menyebut angka itu menjadi dasar pertimbangan seluruh perangkat daerah dalam menyusun langkah penanganan tahun ini.
“652 anak stunting ini yang akan menjadi fokus bahan pembicaraan dan pertimbangan kita hari ini. Kita akan apakan agar yang 652 ini bisa kita tekan dan bisa kita turunkan atau kita keluarkan dari kategori angka stunting,” kata Hanipah dalam rapat tersebut.
Data yang dipaparkan dalam rapat menunjukkan prevalensi stunting di KSB turun dari 7,3 persen pada Desember 2025 menjadi 6,58 persen pada Juni 2026. Dari total 9.915 balita, sebanyak 652 di antaranya masih masuk kategori stunting.
Pemkab menilai kondisi itu memerlukan tindak lanjut lewat program yang terarah dan sesuai kebutuhan sasaran. Penurunan persentase belum cukup selama ratusan balita masih berada di kategori yang sama.
Hanipah menekankan pentingnya pencegahan sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi dan pemantauan kesehatan ibu serta anak pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Menurutnya, pengabaian pada fase itu membuat anak berisiko masuk kategori stunting.
“Mari kita memperkuat intervensi kita sejak dini. Mencegah stunting harus dimulai sejak masa kehamilan. Karena kalau kita tidak memperhatikan dari masa kehamilan ini yakni 1.000 hari kehidupan, tentu anak ini nanti akan menjadi terkategori anak stunting,” ujarnya.
Wabup menegaskan penanganan stunting tidak bisa dibebankan hanya kepada sektor kesehatan. Seluruh perangkat daerah diminta berkontribusi sesuai tugas dan kewenangannya.
Bentuk kontribusinya mencakup dukungan bantuan sosial bagi keluarga berisiko, pemenuhan pangan bergizi dan pemberian makanan tambahan, hingga perbaikan kualitas hunian, akses air bersih, serta sanitasi.
Fasilitas kesehatan dan posyandu juga didorong meningkatkan pelayanan pemeriksaan rutin bagi ibu hamil dan balita. Edukasi keluarga soal pemenuhan gizi anak dan pentingnya ASI eksklusif perlu diperkuat sebagai bagian dari pencegahan.