Pemerintah Berduka atas Wafatnya Tuan Guru Bagu, Bulog Takziah ke Rumah Duka di Lombok Tengah

Penulis: Khoirul Anwar  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:02:02 WIB
Perwakilan pemerintah menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum Tuan Guru Bagu di rumah duka, Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH — Kabar wafatnya Tuan Guru Bagu diterima Rizal Ramdhani sekitar pukul 13.50 WITA, tak lama setelah ulama tersebut mengembuskan napas terakhir pada pukul 13.30 WITA. Informasi itu langsung ia laporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Menteri Koperasi, Menteri Sosial, dan Direktur Agrinas Pangan yang tengah mengikuti agenda peresmian Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Sidoarjo.

Dari laporan tersebut, pemerintah memutuskan mengutus Rizal untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum. Meski masih memiliki agenda kunjungan kerja di Jawa Timur, mantan Danrem 162 Wira Bhakti itu tetap berangkat menuju Lombok dan tiba pada malam hari.

Pesan Duka dari Sejumlah Pejabat Negara Dititipkan

Setibanya di rumah duka, Rizal bertemu keluarga almarhum dan menitipkan salam hormat serta ucapan duka dari Menko Bidang Pangan, Menteri Pertanian, Menteri Koperasi, dan Menteri Sosial. Ia juga mengikuti rangkaian doa bersama masyarakat yang berkumpul di lokasi.

Rizal menegaskan kehadiran pemerintah merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa dan pengabdian Tuan Guru Bagu, terutama dalam membimbing umat serta memperkuat kehidupan keagamaan di NTB.

"Begitu menerima berita duka, saya langsung melaporkan kepada Pak Menko Pangan, Menteri Koperasi, Menteri Sosial, dan Direktur Agrinas Pangan bahwa Tuan Guru Bagu telah wafat," ujar Rizal.

Peran Ulama dalam Menyampaikan Program Pemerintah

Menurut Rizal, Tuan Guru Bagu berperan penting dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada masyarakat, khususnya umat Islam di NTB. Peran itu dinilai turut mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis serta membantu menyampaikan pemahaman mengenai program-program pemerintah.

"Atas peran dan pengabdian beliau, menurut kami, beliau patut mendapatkan penghargaan yang luar biasa dari negara," katanya.

Ia menyebut Tuan Guru Bagu sebagai salah satu putra terbaik NTB sekaligus tokoh bangsa yang berpengaruh besar dalam kehidupan keagamaan masyarakat.

"Pemerintah Indonesia turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya Tuan Guru Bagu. Beliau merupakan tokoh NTB dan putra terbaik bangsa Indonesia," tegasnya.

Jadwal Salat Jenazah hingga Pemakaman

Rizal mendoakan agar seluruh amal ibadah dan pengabdian almarhum diterima Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan, dan masyarakat NTB dapat meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diwariskan Tuan Guru Bagu.

"Atas nama pemerintah, kami mendoakan semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan ditempatkan di surga-Nya," tutupnya.

Almarhum dimakamkan Jumat (16/10) usai Salat Ashar di pekuburan dekat Masjid Asrama Putri Ponpes Qamarul Huda, Bagu. Sebelum dimakamkan, Salat Jenazah digelar di Masjid Asrama Putri pukul 08.00 hingga 11.00 WITA dan di Masjid Baiturrahman Bagu pukul 13.00 hingga 15.30 WITA.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: globalfmlombok.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top