SUMBAWA — Tim SAR gabungan mengevakuasi MY (19) dan MZ (19) dari tepi Pantai Kuang Dingin sekitar pukul 17.40 WITA. Keduanya ditemukan warga setempat terdampar sekitar 3 nautical mile dari lokasi kejadian perkara, lalu dibawa ke Puskesmas Lunyuk untuk penanganan lebih lanjut.
Dengan ditemukannya kedua korban, total tiga orang dari empat korban terseret ombak telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sebelumnya, AR (19) ditemukan meninggal pada hari pertama pencarian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto, menyatakan dua korban ditemukan setelah tim gabungan memperluas area pencarian dari lokasi awal.
"Di hari pertama pencarian, satu orang atas nama AR (19) dalam kondisi meninggal dunia. Setelah dilakukan pencarian tim gabungan kembali menemukan dua orang lainnya sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian," kata Rusdianto kepada wartawan.
Empat korban terseret ombak di Pantai Batu Pampang, Desa Emang Lestari, Kecamatan Lunyuk, pada Kamis (15/10) sore. Ketiga korban yang ditemukan meninggal tercatat berusia 19 tahun.
Tim SAR gabungan masih memburu MKR (19) asal Ponorogo. Pencarian diperluas dari titik sebelumnya, termasuk penyisiran di sepanjang pinggir pantai dengan melibatkan warga sekitar.
"Fokus kami selanjutnya adalah melanjutkan pencarian terhadap satu korban lagi yang belum ditemukan. Kami juga memperluas area pencarian terhadap korban," ucap Rusdianto.
Rusdianto mengakui cuaca ekstrem dan gelombang tinggi di pesisir pantai selatan menyulitkan upaya pencarian. Meski begitu, tim gabungan tetap menyisir pantai dengan harapan korban terakhir bisa segera ditemukan.
"Meski ada kendala, tetapi upaya pencarian tetap kita lakukan dengan melibatkan masyarakat sekitar. Termasuk menyisir sepanjang pantai dengan harapan korban bisa kita temukan," tambahnya.