PRAYA — Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengerahkan personel Subsatgas Obvit untuk memantau kawasan Terminal Kargo BIZAM. Pengamanan menyasar aktivitas pengangkutan logistik MotoGP yang masih berlangsung setelah rangkaian balapan usai.
Personel melakukan pengecekan situasi di sekitar terminal sekaligus berkoordinasi dengan penanggung jawab setempat. Koordinasi itu untuk mengetahui perkembangan aktivitas pengiriman dan memastikan proses pengangkutan berjalan sesuai rencana.
Pemantauan di kawasan kargo bandara menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan yang bisa menghambat kepulangan logistik. Gangguan itu berisiko mengacaukan jadwal pengiriman peralatan balap ke luar daerah.
Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Mohammad Kholid menyatakan patroli merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Mandalika Rinjani 2026.
"Untuk memastikan seluruh proses kepulangan logistik MotoGP di kargo bandara tetap aman dan berjalan lancar, personel Ops Mandalika Rinjani 2026 melakukan pemantauan. Mereka juga melakukan koordinasi dengan penanggung jawab Terminal Kargo BIZAM terkait situasi di kawasan tersebut," ucapnya.
Pengamanan dinilai masih diperlukan meski rangkaian balapan telah selesai. Proses pemindahan dan pengiriman logistik menjadi tahapan penting pascapelaksanaan MotoGP yang menuntut pengawasan serta koordinasi antarpihak.
Kehadiran personel kepolisian di kawasan terminal kargo diharapkan membantu mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Keberadaan mereka sekaligus mendukung kelancaran aktivitas operasional Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid.
Patroli dan koordinasi tersebut menjadi upaya Polda NTB memastikan proses kepulangan logistik MotoGP Mandalika 2026 berjalan aman dan lancar. Situasi keamanan dan ketertiban di kawasan BIZAM juga dijaga tetap kondusif selama arus logistik berlangsung.