MATARAM — Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 di Kota Mataram menghadirkan pertunjukan Musik Tongtong khas Madura, Jawa Timur, sebagai pengiring kedatangan para pebalap di Teras Udayana. Penampilan kelompok Angin Ribut asal Sumenep itu menjadi yang pertama di Lombok.
Musik Tongtong merupakan kesenian perkusi tradisional Madura yang berakar dari tradisi ronda atau patroli untuk membangunkan sahur pada bulan Ramadan. Kini, kesenian itu berkembang menjadi salah satu seni musik yang cukup terkenal di Madura.
Kelompok Angin Ribut membawakan Musik Tongtong dengan campuran alat musik seperti drum, terompet, dan perkusi. Irama yang dihasilkan memantik semangat penonton yang hadir di sepanjang rute parade.
Pelatih Musik Tongtong, Komang, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan penampilan tiga bulan sebelum acara Riders Parade MotoGP digelar di Kota Mataram. Persiapan itu dilakukan karena kehadiran mereka dalam acara parade pebalap di Mataram merupakan pertama kali.
"Terus terang, kami rombongan dari Sumenep, pertama kali tampil di Lombok. Kami sangat berterima kasih karena sudah disambut oleh masyarakat banyak," ujarnya, Rabu (7/10).
Komang mengaku persiapan untuk tampil di acara Riders Parade ini cukup menguras tenaga. Pasalnya, personel yang dibawa mencapai 40-50 orang. Jumlah ini belum termasuk peralatan.
"Kebetulan personel yang kita bawa ini sekitar 40-50 orang. Termasuk alat, Tongtongnya dan yang lain," tuturnya.
Di luar musik yang memuaskan telinga, desain arsitektur sound system juga menjadi daya tarik musik asal Jawa Timur tersebut. Sejumlah penari turut membuat penampilan Musik Tongtong begitu meriah.
Kombinasi alat musik, tata panggung, dan koreografi penari membuat pertunjukan kelompok Angin Ribut berbeda dari pertunjukan musik pada umumnya. Penonton di Teras Udayana menyaksikan langsung bagaimana kesenian khas Madura itu membaur dengan atmosfer parade pebalap MotoGP.
Sebagai pelaku seni, Komang berharap pertunjukan Musik Tongtong di Riders Parade MotoGP di Lombok dapat menjadi awal yang baik. Ia menyebut penampilan perdana di Lombok ini sebagai pintu masuk untuk panggung yang lebih luas.
"Mudah-mudahan bisa tembus internasional," harapnya.
Riders Parade MotoGP Mandalika 2026 sendiri menjadi ajang pertemuan budaya lokal dan event balap kelas dunia. Kehadiran Musik Tongtong menambah keragaman pertunjukan yang ditampilkan di sepanjang rute parade di Kota Mataram.