PRAYA — Pemeriksaan kesehatan bagi 559 personel Polresta Lombok Tengah berlangsung di Mapolresta Loteng. Selain tim kesehatan Polresta Loteng, tim Dokkes Polda NTB turut dilibatkan untuk memeriksa para perwira dan bintara yang akan diterjunkan mengamankan ajang MotoGP Mandalika.
Kasi Humas Polresta Loteng Iptu Lalu Brata Kusnadi menyatakan pemeriksaan dilakukan agar kondisi fisik dan mental petugas tetap optimal selama menjalankan tugas pengamanan ajang internasional tersebut.
"Pemeriksaan kesehatan ini dilaksanakan guna memastikan kondisi fisik dan mental para petugas tetap optimal selama menjalankan tugas pengamanan ajang internasional tersebut nantinya," ujar Lalu Brata Kusnadi dalam keterangannya, Kamis (1/10).
Rangkaian pemeriksaan mencakup pengecekan kondisi fisik, tekanan darah, hingga pemberian vitamin. Tim kesehatan juga membuka konsultasi medis serta menyediakan obat-obatan yang dibutuhkan personel selama bertugas mengawal MotoGP Mandalika.
Dengan bekal tersebut, para personel diharapkan dapat menjalankan tugas pengamanan secara optimal. Pemeriksaan berlangsung di Mapolresta Loteng pada Rabu (31/9).
Lalu Brata menyebut langkah preventif ini diambil untuk menunjang performa anggota kepolisian dalam mengawal ketertiban dan keharmonisan di sekitar kawasan Sirkuit Internasional Mandalika. Menurutnya, langkah tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen kepolisian dalam menjaga kesiapan fisik dan mental personelnya.
"Langkah preventif ini diambil untuk menunjang performa anggota kepolisian dalam mengawal ketertiban dan keharmonisan di sekitar kawasan Sirkuit Internasional Mandalika tempat ajang MotoGP Mandalika berlangsung nantinya. Sekaligus wujud komitmen kepolisian dalam menjaga kesiapan fisik dan mental personelnya," ujarnya.
Mengamankan ajang sebesar MotoGP Mandalika menuntut kesiapan dan ketahanan fisik prima. Selama menjalankan tugas, personel kepolisian juga dituntut menjaga konsentrasi pada level tinggi.
Karena itu, pelayanan kesehatan diberikan supaya semua personel dapat menjalankan tugasnya secara maksimal. Dukungan personel yang prima diharapkan menjaga situasi keamanan selama ajang MotoGP berlangsung.
Pada akhirnya, masyarakat maupun wisatawan yang datang menonton MotoGP bisa merasa aman dan nyaman selama ajang berlangsung. Kondisi itu diharapkan memberi kesan positif bagi Lombok Tengah dan Nusa Tenggara Barat secara lebih luas.