DOMPU — Nihla Hudiya A-Naisa, qariah asal Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja, mendapat kesempatan melantunkan ayat suci Al-Qur'an di hadapan pimpinan dan anggota DPRD Dompu. Penampilannya menjadi bagian dari rapat paripurna pengesahan Perubahan APBD Kabupaten Dompu Tahun Anggaran 2026.
Dea merupakan putri pasangan Najmah Yanti dan Itrun (alm). Prestasinya di MTQ Nasional ke-31 di Semarang membawa nama Dompu dan Nusa Tenggara Barat ke panggung nasional.
Ketua DPRD Dompu, Ir Muttakun, menyebut pemberian apresiasi berlangsung spontan begitu dewan mendapat kabar prestasi kafilah Dompu. Pimpinan dan anggota dewan langsung mengumpulkan dana di luar mekanisme anggaran resmi.
"Kami satu tekad ketika mendapat informasi kafilah dari Dompu meraih juara 3 tingkat nasional. Kami langsung incidental mengumpulkan uang dan terkumpul Rp12,5 juta. Ini selain uang pembinaan yang dibicarakan di APBD," kata Muttakun usai rapat paripurna.
Uang pembinaan serupa juga diberikan kepada Fatimah Azzahrah, qariah yang turut mewakili NTB pada MTQ Nasional di Semarang.
Bentuk perhatian dewan tidak berhenti di ruang paripurna. Saat kepulangan Dea dari Semarang menuju Dompu, tiket pesawat rute Lombok-Bima dibayarkan melalui urunan pimpinan dan anggota DPRD Dompu.
Setibanya di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Dea dijemput menggunakan kendaraan dinas pimpinan DPRD. Qariah tersebut kemudian diterima Bupati Dompu, Bambang Firdaus, di kantornya.
Muttakun menjelaskan, kesempatan tampil di tengah forum rapat paripurna sengaja diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada putri daerah berprestasi. Dewan ingin menunjukkan bahwa gedung dewan bukan hanya tempat menyampaikan aspirasi dan aksi masyarakat.
"Kami ingin suasana di gedung ini, tidak hanya menerima suara-suara aksi dari masyarakat sipil, tapi juga suara aksi dari pejuang Al-Qur'an," ujarnya.
Menurut Muttakun, penghormatan tersebut diharapkan menjadi spirit sekaligus motivasi bagi para qari dan qariah lain di Kabupaten Dompu. Dedikasi mereka dalam mempelajari dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur'an dinilai layak mendapat perhatian dan penghargaan dari semua pihak.