NUSA TENGGARA BARAT — Jelang laga panas melawan Harimau Malaya, Quang Hai menekankan bahwa pertandingan tandang selalu menjadi ujian terberat bagi The Golden Star. Pernyataan ini muncul saat Vietnam bersiap menjalani leg pertama di kandang Malaysia pada 16 Agustus, sebelum bertindak sebagai tuan rumah di Stadion My Dinh, Hanoi, tiga hari berselang.
"Untuk setiap pertandingan dan setiap lawan, staf pelatih serta para pemain harus menjaga konsentrasi tingkat tinggi dan melakukan persiapan sebaik mungkin demi meraih hasil maksimal," ujar Quang Hai dilansir dari media Vietnam, Bongda24h.
Pemain berusia 29 tahun itu memiliki catatan impresif saat berhadapan dengan Malaysia. Dua gol telah ia lesakkan dalam pertemuan-pertemuan sebelumnya melawan tim asuhan pelatih anyar tersebut.
Meski demikian, Quang Hai menolak larut dalam statistik masa lalu. Ia memilih fokus pada persiapan tim menghadapi skuad Malaysia yang diprediksi tampil agresif demi merebut tiket ke partai puncak.
Di balik kewaspadaannya, kapten timnas Vietnam itu menyimpan ambisi besar untuk mempersembahkan trofi juara bagi publik. Baginya, motivasi terbesar justru datang dari rutinitas harian di lapangan latihan.
"Hal yang memotivasi saya untuk terus berjuang adalah bangun tidur setiap hari, melangkah ke lapangan latihan, serta meraih gelar juara," katanya menegaskan.
Quang Hai berharap timnya mampu melangkah jauh dan meraih kesuksesan yang lebih besar. "Kami berharap dapat mempersembahkan lebih banyak gelar bagi timnas Vietnam dan lebih jauh lagi meraih kesuksesan yang lebih besar di kompetisi yang lebih bergengsi," ucapnya.
Malaysia dipastikan akan memanfaatkan status tuan rumah pada leg pertama untuk mencuri keunggulan. Dukungan suporter di stadion kandang mereka menjadi senjata utama untuk menekan pertahanan Vietnam sejak menit awal.
Di sisi lain, Vietnam datang dengan skuad yang mayoritas dihuni pemain berpengalaman di kancah Asia Tenggara. Keseimbangan lini tengah yang dihuni Quang Hai akan menjadi kunci untuk meredam serangan balik cepat Malaysia.
Dengan sistem dua leg, hasil imbang di laga tandang bisa menjadi modal berharga bagi Vietnam untuk menyelesaikan misi di hadapan pendukung sendiri. Namun, Quang Hai menegaskan timnya tidak akan bermain defensif dan tetap mengincar kemenangan sejak leg pertama.