H Muhamad Aminurlah Siap Pimpin PAN NTB, Kantor DPW Jadi Prioritas Pertama Jika Dipercaya DPP

Penulis: Khoirul Anwar  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 15:36:32 WIB
H Muhamad Aminurlah menyatakan kesiapannya memimpin DPW PAN NTB dengan prioritas pertama pembangunan kantor permanen partai.

MATARAM — Kekosongan kursi Ketua DPW PAN NTB mulai memunculkan nama-nama kandidat pengganti. Salah satu yang paling santer disebut adalah H Muhamad Aminurlah, politisi senior yang juga menjabat Wakil Ketua DPW PAN NTB dan anggota DPRD NTB dari Dapil VI meliputi Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu.

Jabatan ketua definitif kosong setelah DPP PAN memberhentikan Lalu Ahmad Zaini yang tersandung perkara hukum pasca operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Hingga kini, DPP belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) maupun kepengurusan baru, sehingga konsolidasi partai dinilai belum berjalan optimal.

Kantor Sewa Jadi Pekerjaan Rumah Pertama

Haji Maman menyoroti belum adanya kantor permanen DPW PAN NTB sebagai persoalan yang harus segera dituntaskan. Menurutnya, organisasi sebesar PAN tidak layak jika masih menempati kantor sewa.

“Organisasi besar harus punya kantor yang representatif. Sampai hari ini kantor resmi PAN NTB masih sewa. Itu harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia optimistis kantor tersebut bisa berdiri dalam waktu satu tahun jika dipercaya memimpin. “Kalau diberi amanah, itu menjadi prioritas pertama. Saya optimistis dalam waktu satu tahun kantor DPW PAN NTB sudah bisa berdiri,” ujarnya.

Menunggu Keputusan Top Down dari DPP

Meski namanya masuk bursa calon ketua, Haji Maman menegaskan seluruh keputusan berada di tangan DPP PAN. Ia berharap DPP segera bergerak agar organisasi tidak terlalu lama berjalan tanpa kepemimpinan definitif.

“Semua ini sifatnya top down. Keputusan ada di DPP. Kita menunggu bagaimana langkah DPP memperbaiki struktur organisasi ke bawah. Tetapi jangan juga terlalu lama dibiarkan seperti ini. Harusnya DPP segera menunjuk Plt agar konsolidasi partai bisa berjalan,” jelasnya.

Soal kesiapan dirinya, Haji Maman menjawab singkat. “Kalau dikasih amanah oleh DPP, saya siap,” katanya.

Strategi Perkuat Basis PAN di Pulau Lombok

Selain pembenahan internal, Haji Maman menyoroti lemahnya basis PAN di Pulau Lombok. Selama ini kekuatan partai lebih terkonsentrasi di Pulau Sumbawa, khususnya Kota Bima, Kabupaten Bima, dan Dompu.

Strategi yang bakal ditempuh adalah konsolidasi hingga tingkat daerah serta rekrutmen kader yang memiliki kapasitas dan integritas. Ia juga ingin membuka ruang bagi tokoh masyarakat yang memiliki pengaruh positif.

“Kita harus melihat orang-orang yang memang punya kapasitas dan rekam jejak, bukan sekadar yang pandai mencari muka. Organisasi harus diisi oleh kader yang benar-benar bekerja,” tuturnya.

Ia menambahkan, pendekatan kepada masyarakat harus menjadi karakter utama kepemimpinan PAN ke depan. “Kekuasaan itu jangan hanya diamankan, tetapi harus diamalkan. Jabatan harus menjadi ladang pengabdian untuk masyarakat dan organisasi,” ucapnya.

Meski optimistis membawa PAN NTB lebih besar, Haji Maman menegaskan tidak sedang meminta jabatan. “Saya tidak meminta jabatan. Kalau dipercaya, Alhamdulillah. Yang penting saya bisa memberikan kontribusi nyata untuk membesarkan PAN dan memberi manfaat bagi organisasi,” pungkasnya.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: gardaasakota.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top