Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri Jadi Model di Indonesia Fashion Week 2026, Perkenalkan Tenun Renda hingga Pringgasela

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:24:31 WIB
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri memeragakan busana tenun khas daerah di panggung Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta Convention Center.

MATARAM — Panggung Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta Convention Center menjadi panggung promosi bagi kekayaan wastra Nusa Tenggara Barat. Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri tampil memeragakan koleksi busana berbahan tenun khas daerah yang dikreasikan secara modern oleh desainer NTB, Viviana.

Keikutsertaan dalam perhelatan fesyen yang berlangsung pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 ini dinilai bukan hanya soal gaya, tetapi juga peluang ekonomi bagi para perajin di daerah. Indah menyebut ajang ini menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan tenun Renda, Muna Pa'a, dan Pringgasela ke pasar nasional.

Dukungan Langsung dari Pejabat untuk Desainer Lokal

Indah mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam promosi tersebut. Menurutnya, industri fesyen memiliki peran penting dalam mengangkat nilai budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di NTB.

"Kami bahagia dapat menghadiri IFW 2026. Melalui karya Ibu Viviana, kita kembali memperkenalkan keindahan tenun khas NTB, seperti tenun Renda, Muna Pa'a, dan Pringgasela kepada masyarakat Indonesia," ujar Indah dalam keterangan yang diterima di Mataram, Minggu (2/8/2026).

Dukungan dari pemerintah daerah ini diakui Viviana sebagai suntikan motivasi besar bagi desainer daerah untuk terus berinovasi. "Kehadiran Wagub sebagai model merupakan dukungan yang sangat berarti bagi kami untuk terus berkarya dan mempromosikan tenun daerah," katanya.

Target: Menembus Pasar Lebih Luas dan Menyejahterakan Perajin

Melalui kreativitas desainer, kain tenun yang selama ini identik dengan busana tradisional kini dapat dikembangkan menjadi produk fesyen modern dengan nilai tambah lebih tinggi. Indah berharap promosi di ajang nasional maupun internasional dapat memperkuat posisi tenun NTB sebagai salah satu wastra unggulan Indonesia.

"Kami berharap tenun NTB semakin dikenal, semakin dicintai, dan mampu menembus pasar yang lebih luas. Ketika pasar berkembang, para perajin, pelaku UMKM, dan seluruh rantai ekonomi kreatif di daerah juga akan ikut tumbuh," tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk lokal. "Karena itu, mari terus mencintai dan menggunakan tenun daerah," imbuhnya.

IFW 2026: Panggung Kolaborasi Budaya Nusantara

IFW 2026 mengusung tema "Ulos Simetria" yang merepresentasikan harmoni warisan budaya Nusantara dengan desain kontemporer. Ajang ini menghadirkan karya desainer, label fesyen, Dekranasda, institusi pendidikan, hingga pelaku UMKM dari berbagai daerah.

Selain Wagub NTB, rombongan dari provinsi itu juga diperkuat Asisten Administrasi Umum Setda NTB Eva Dewiyani dan Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti. Ketiganya kompak memeragakan koleksi busana berbahan tenun khas NTB dengan sentuhan desain modern.

Partisipasi ini menjadi bagian dari upaya pemprov memperkuat ekonomi kreatif berbasis budaya. Kolaborasi antara pemerintah, desainer, dan pelaku UMKM diharapkan mampu membawa tenun NTB menembus pasar nasional hingga internasional, sekaligus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para perajin di daerah.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: lingkartv.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top