Pemprov NTB Apresiasi Gebyar Muharram 1448 H di Lombok Tengah, Rangkaian Acara hingga 5 Wasiat Kehidupan untuk Santri

Penulis: Jefri Siahaan  •  Jumat, 26 Juni 2026 | 10:47:01 WIB
Pemerintah Provinsi NTB memberikan apresiasi atas terselenggaranya Gebyar Muharram 1448 H di Lombok Tengah.

LOMBOK TENGAH — Rangkaian acara Gebyar Muharram 1448 Hijriah yang digelar Lembaga Dakwah (LD) PWNU NTB bersama Yayasan Pondok Pesantren Darunnajah di Lombok Tengah mendapat apresiasi langsung dari Pemerintah Provinsi NTB. Acara yang berlangsung Kamis (25/6) itu dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan Pemprov NTB.

Santunan Anak Yatim dan Pelepasan Santuni Jadi Puncak Acara

Kegiatan tahunan ini tidak hanya diisi Tabligh Akbar, tetapi juga dirangkaikan dengan santunan anak yatim-piatu dan pelepasan santri akhir. Mewakili Pemprov NTB, Ketua Tim Pendidikan Biro Kesra Setda Provinsi NTB, Dr. Muh. Jalaludin, M.Pd., menegaskan bahwa santunan anak yatim merupakan implementasi nyata ajaran Islam tentang kasih sayang dan tanggung jawab sosial.

"Pemerintah Provinsi NTB terus berkomitmen membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing melalui sinergi antara pemerintah, ulama, dan lembaga pendidikan," ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari rilis resmi, Jumat (26/6).

5 Wasiat Kehidupan dari TGH. Muhammad Nasir untuk Para Santri

Puncak kegiatan diisi tausiah oleh Sekretaris Lembaga Dakwah PBNU yang juga Kasubdit Kemasjidan Direktorat Bimas Islam Kementerian Agama RI, KH. Dr. Nurul Badruttamam, M.A. Dalam ceramahnya, ia menyampaikan lima wasiat kehidupan yang menjadi pedoman bagi para santri dan jamaah.

Lima wasiat tersebut meliputi selalu bersyukur atas segala nikmat, bersabar dalam menghadapi ujian, bertawakal setelah berikhtiar maksimal, ikhlas dalam setiap amal, serta istiqamah dalam menjalankan kebenaran dan syariat Islam.

Harapan untuk NTB yang Makmur dan Mendunia

Sementara itu, Pembina sekaligus Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah dan Ketua LDNU NTB, TGH. Muhammad Nasir, M.M.Pd., menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda tahunan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui momentum 10 Muharram 1448 Hijriah, kegiatan ini diharapkan mampu menginspirasi masyarakat untuk terus memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan NTB yang makmur dan mendunia.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top