LOMBOK TENGAH — Ribuan anak yatim-piatu yang tersebar di seluruh penjuru Lombok Tengah mendapatkan perhatian langsung dari pemerintah daerah. Santunan yang dibagikan pada momentum 10 Muharam itu menyasar 7.000 penerima manfaat yang berasal dari 12 kecamatan.
Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri, mengungkapkan bahwa dana santunan berasal dari program sedekah yang dikumpulkan oleh seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah. Tidak hanya dari aparatur, kegiatan ini juga memicu partisipasi pondok pesantren dan Baznas untuk ikut menyantuni anak yatim.
Peringatan Rahman Rahim Day merupakan agenda tahunan yang dirancang khusus untuk kegiatan sosial dan keagamaan. Bupati Lalu Pathul Bahri menekankan bahwa kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama bagi anak-anak yang kehilangan orang tua.
“Kami bersyukur kepedulian masyarakat dan pihak pesantren terhadap anak yatim terus meningkat dari waktu ke waktu,” ujar Bupati Lalu Pathul Bahri dalam sambutannya.
Program ini tidak hanya memberikan bantuan materiil, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian sosial di kalangan ASN dan masyarakat luas. Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung keberlanjutan program rutin tahunan ini.
Di tengah penyaluran santunan, Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kondusivitas wilayah. Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi prasyarat penting untuk mendukung percepatan pembangunan di Lombok Tengah.
Bupati berharap masyarakat terus meningkatkan sinergisitas dalam mendukung percepatan pembangunan di Lombok Tengah. Program santunan anak yatim ini diharapkan menjadi salah satu pilar penguatan solidaritas sosial yang berkelanjutan di daerah tersebut. (rara-lingkar.news)