NUSA TENGGARA BARAT — Laga Portugal kontra Uzbekistan di NRG Stadium, Houston, Rabu (24/6/2026) pukul 00.00 WIB, menjadi ujian mental bagi kapten tim Cristiano Ronaldo. Pemain berusia 41 tahun itu bermain penuh 90 menit saat skuad asuhan Roberto Martinez bermain imbang 1-1 melawan Republik Demokratik Kongo pada matchday pertama, 17 Juni lalu.
Catatan statistik Ronaldo di laga itu menjadi sorotan. Dari tiga percobaan tembakan, tak satu pun mengarah ke gawang. Gol terakhirnya di Piala Dunia tercatat pada matchday pertama edisi 2022 saat melawan Ghana — hampir empat tahun tanpa torehan di turnamen terbesar sepak bola ini.
Uzbekistan datang ke Houston dengan status debutan yang baru saja merasakan pahitnya persaingan level elite. Mereka takluk 3-1 dari Kolombia pada laga perdana Grup K.
Namun, ada secercah sejarah yang tercipta. Gol Abbosbek Fayzullaev pada menit ke-60 menjadi gol perdana Uzbekistan di pentas Piala Dunia. Gol itu lahir setelah tendangan voli Eldor Shomurodov diblok, lalu Dostonbek Khamdamov mempertahankan serangan hingga Fayzullaev menyelesaikannya.
Sayang, keunggulan itu hanya bertahan beberapa menit sebelum Luis Diaz menyamakan kedudukan dan akhirnya Kolombia menang meyakinkan. Statistik babak pertama Uzbekistan melawan Kolombia juga mengkhawatirkan: mereka menjadi satu-satunya tim di Piala Dunia ini yang gagal mencatat satu pun sentuhan di dalam kotak penalti lawan. Nilai expected goals (xG) mereka hanya 0,02.
Pelatih Uzbekistan, Fabio Cannavaro, diperkirakan akan mempertahankan mayoritas starting lineup yang sama saat menghadapi Portugal. Kiper Utkir Yusupov tetap jadi andalan di bawah mistar, dengan duet Abdukodir Khusanov dan Rustam Ashurmatov di lini belakang.
Bagi Uzbekistan, pertandingan ini menjadi ujian berat untuk membuktikan diri bisa bersaing di level tertinggi. Sementara bagi Portugal, laga ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa mereka layak dianggap sebagai ancaman serius di Grup K — terlepas dari polemik performa kapten mereka.