NUSA TENGGARA BARAT — Laga di Inter&Co Stadium, Florida, menjadi panggung pembuktian bagi Gordon. Pemain sayap anyar Barcelona itu tidak hanya mencetak satu gol via titik putih, tetapi juga menyumbang assist untuk gol pembuka Declan Rice. Catatan dua dribel sukses dan pergerakan konstan dari sisi kanan membuat pertahanan Kosta Rika kerepotan sepanjang babak pertama.
Gordon ditarik keluar pada menit ke-70, digantikan oleh Marcus Rashford. Dalam sisa waktu yang ada, Rashford hanya mampu melepaskan satu tembakan dan satu umpan kunci. Kontribusinya jauh dari kata menonjol jika dibandingkan dengan keganasan Gordon sepanjang laga.
Perbedaan performa inilah yang menjadi dasar analisis Keane. Menurutnya, Tuchel sedang berada dalam skenario ideal: memiliki dua pemain bintang yang saling memacu performa.
"Anda menginginkan pemain yang membuat Anda pusing," ujar Keane kepada Metro. "Anthony Gordon akan sangat gembira dengan kepindahannya yang seperti mimpi ke Barcelona. Anda mungkin berpikir Gordon akan dipilih [daripada Rashford]."
"Sebuah skenario impian bagi manajer. Para pemain saling memotivasi," tegas mantan kapten Setan Merah itu.
Keane menyoroti faktor mental sebagai pembeda utama. Kepindahan Gordon ke klub impian masa kecilnya, Barcelona, disebut telah melambungkan kepercayaan dirinya ke level tertinggi. Kondisi psikologis yang prima itu langsung terlihat di lapangan: berani mengambil risiko, percaya diri membawa bola, dan klinis di depan gawang.
Di sisi lain, Rashford tengah menghadapi tekanan besar. Musim lalu ia kerap menjadi sasaran kritik karena inkonsistensi performa di Manchester United. Situasi ini membuatnya harus bekerja ekstra keras untuk merebut kembali tempat inti di skuad Garuda Tiga Singa.
Persaingan ketat antara Gordon dan Rashford dinilai Keane sebagai kondisi positif bagi Inggris. Dengan Piala Dunia 2026 yang tinggal menghitung hari, Tuchel memiliki dua opsi mematikan di sisi sayap. Keduanya memiliki gaya bermain berbeda: Gordon agresif dan eksplosif, Rashford lebih mengandalkan kecepatan dan penyelesaian akhir.
Inggris sendiri menutup rangkaian uji coba pramusim dengan hasil sempurna. Selain kemenangan atas Kosta Rika, tiga gol dicetak oleh Rice, Gordon, dan Ollie Watkins. Kini, semua mata tertuju pada keputusan Tuchel menentukan starting eleven di laga perdana Piala Dunia nanti.