BKPSDM Sumbawa Barat Salurkan Tali Asih Rp 3 Juta ke 18 ASN Purnabakti, Santunan Duka Rp 5 Juta Juga Cair

Penulis: Mardian Syah  •  Kamis, 11 Juni 2026 | 20:02:01 WIB
BKPSDM Sumbawa Barat salurkan tali asih Rp 3 juta kepada 18 ASN purnabakti sebagai apresiasi pengabdian.

SUMBAWA BARAT — BKPSDM Kabupaten Sumbawa Barat memastikan hak keuangan bagi ASN yang baru purnatugas tetap cair tanpa hambatan. Sebanyak 18 orang pensiunan menerima uang tali asih sebesar Rp 3 juta per orang, sementara satu keluarga penerima santunan duka mendapat Rp 5 juta.

Kepala BKPSDM KSB, Agusman, menegaskan bahwa seluruh dana tersebut bersumber dari Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) instansinya. “Kami menyerahkan hak ini sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas pengabdian panjang para ASN di daerah,” ujarnya kepada NTBSatu, Kamis (11/6).

Anggaran Murni dari DPA BKPSDM

Agusman menjelaskan, program tali asih dan santunan duka sudah menjadi agenda rutin tahunan. Pembiayaannya tidak berasal dari sumber lain, melainkan murni dialokasikan dalam DPA BKPSDM KSB. “Sumber anggaran program santunan ini murni berasal dari DPA BKPSDM KSB,” tegasnya.

Pemerintah daerah menilai pemberian ini sebagai bentuk penghargaan atas loyalitas para abdi negara yang telah mengabdi puluhan tahun di Bumi Pariri Lema Bariri. Selain nilai nominal, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menjaga silaturahmi antara pemda dan mantan pegawai.

Dampak Pensiun terhadap Pelayanan Publik

Gelombang pensiun berkala tentu mengurangi jumlah personel aktif di sejumlah instansi. Namun, BKPSDM menjamin hal itu tidak akan menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemerintah daerah telah menyiapkan penataan pegawai internal untuk mengisi posisi yang lowong. Langkah ini diambil agar roda organisasi pemerintahan tetap berjalan stabil tanpa mengganggu layanan publik.

Rekrutmen Pegawai Baru Segera Digelar

Selain mutasi internal, pemda juga mengandalkan kuota rekrutmen pegawai baru tahun ini. Penambahan personel melalui jalur resmi diharapkan menyuplai tenaga segar di sektor-sektor pelayanan yang membutuhkan.

“Masyarakat tidak perlu khawatir karena kami sudah memetakan pengisian jabatan lowong dengan sangat matang,” pungkas Agusman.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top