NUSA TENGGARA BARAT — KatadataOTO berkesempatan melihat langsung unit Jetour T1 i-DM sebelum perkenalan resminya. Model ini akan menjadi kendaraan hybrid pertama yang dijual Jetour di Indonesia, sekaligus menempati posisi di bawah SUV boxy T2 yang sudah meluncur sebelumnya. Pabrikan asal China itu diprediksi memboyong T1 i-DM ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Secara ukuran, T1 i-DM lebih kecil dari T2. Panjangnya 4.706 mm, lebar 1.967 mm, dan tinggi 1.845 mm. Jarak sumbu roda sama persis dengan T2, yaitu 2.800 mm.
Ground clearance T1 i-DM tercatat 190 mm, lebih rendah 30 mm dari T2 yang punya 220 mm. Meski begitu, tampilan offroad masih kental, tapi tanpa kompartemen ban cadangan di pintu belakang seperti saudaranya.
Perubahan paling mencolok ada di bagian wajah. Emblem Jetour yang sebelumnya menempel di gril, kini dipindahkan ke kap mesin. Gril depan menggunakan illuminated gril dengan pencahayaan terintegrasi, memberi kesan lebih modern.
Lampu depan dan belakang mengusung motif seragam. Secara keseluruhan, tampilan T1 i-DM lebih kalem dibanding T2, lebih cocok disematkan label SUV perkotaan ketimbang offroad murni.
Masuk ke kabin, Jetour mempertahankan desain khas T2. Kisi-kisi AC masih horizontal, namun pusat kendali kini mengandalkan layar sentuh 15,6 inci yang ditenagai chip Snapdragon 8155 dengan sistem operasi Tour 2.0 OS. Panel instrumen digital 10,25 inci menyajikan informasi berkendara.
Fitur kekinian seperti Rain Sensing Wiper dan Rear Defogger sudah tersedia. Uniknya, Jetour mengklaim T1 i-DM memiliki 45 ruang penyimpanan di dalam kabin untuk menunjang kebutuhan harian dan perjalanan.
Jetour belum merinci spesifikasi lengkap untuk pasar Indonesia. Namun, T1 i-DM dipastikan menggunakan mesin generasi terbaru Acteco 1.500 TGDI yang dipadukan motor elektrik. Teknologi plug-in hybrid (PHEV) ini memungkinkan pengisian daya dari sumber listrik eksternal.
Performa mesin disebut tetap mumpuni untuk mobilitas sehari-hari, meski belum ada angka pasti soal tenaga atau konsumsi bahan bakar.
Jetour T2 saat ini dibanderol mulai Rp 560 jutaan. Dengan posisi T1 i-DM yang lebih rendah, harga mobil ini diprediksi berada di bawah angka tersebut. Jetour masih merahasiakan banderol resmi hingga peluncuran di GIIAS 2026.
Kehadiran T1 i-DM bakal meramaikan segmen SUV hybrid di Indonesia yang mulai padat. Dengan desain lebih urban dan teknologi PHEV, Jetour mencoba menawarkan opsi berbeda dari T2 yang lebih keras.