MATARAM — PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan elpiji di Nusa Tenggara Barat aman selama periode libur panjang Mei 2026. Sebanyak 89.960 tabung elpiji tambahan disiapkan untuk mengantisipasi kenaikan kebutuhan energi rumah tangga dan usaha mikro di wilayah tersebut.
Manajer Komunikasi Area, Relasi, dan Tanggung Jawab Sosial Pertamina Patra Niaga, Ahad Rahedi, menyatakan penambahan pasokan ini merupakan langkah mitigasi agar tidak terjadi kelangkaan gas elpiji bersubsidi seperti yang pernah terjadi sebelumnya.
Pertamina menyiapkan skema penyaluran opsional atau fakultatif hingga 60 persen di atas rata-rata penyaluran harian normal. Artinya, jika rata-rata harian distribusi elpiji di NTB sebanyak 150 ribu tabung, maka tambahan yang disiagakan bisa mencapai 90 ribu tabung lebih selama empat hari libur.
“Kami melakukan langkah mitigasi melalui penyaluran fakultatif atau tambahan distribusi di luar jadwal reguler,” kata Ahad dalam pernyataan di Mataram, Jumat.
Ahad mengimbau masyarakat tidak melakukan pembelian elpiji secara berlebihan. Menurutnya, panic buying justru bisa memicu kelangkaan di titik-titik tertentu dan mengganggu distribusi yang sudah direncanakan.
“Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembelian elpiji maupun bahan bakar minyak secara berlebihan agar distribusi energi tetap merata serta terkendali,” ucap dia.
Ia juga mengingatkan agar elpiji bersubsidi ukuran tiga kilogram hanya digunakan sesuai peruntukan, yakni oleh masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro. Sementara, masyarakat mampu diminta beralih ke elpiji non-subsidi Bright Gas ukuran 5,5 dan 12 kilogram.
Periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih dan akhir pekan tahun ini berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 Mei 2026. Pertamina memperkirakan mobilitas masyarakat dan aktivitas kuliner akan meningkat signifikan, sehingga konsumsi elpiji di sektor rumah tangga dan usaha kecil ikut melonjak.
“Melalui kesiapan stok dan penguatan distribusi tersebut, kami berharap kebutuhan energi masyarakat di NTB selama libur Kenaikan Isa Almasih dan akhir pekan panjang dapat terpenuhi dengan baik tanpa gangguan distribusi,” pungkas Ahad.