Sean Strickland Menang Split Decision Atas Khamzat Chimaev di UFC 328

Penulis: Khoirul Anwar  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 13:09:17 WIB
Sean Strickland memenangkan split decision atas Khamzat Chimaev di UFC 328 setelah pertarungan lima ronde.

Sean Strickland membuktikan statusnya sebagai spesialis perusak prediksi setelah menumbangkan Khamzat Chimaev lewat kemenangan split decision di UFC 328. Hasil ini menghentikan dominasi gulat Chimaev sekaligus mengulang kejutan besar Strickland saat merebut sabuk juara dari Israel Adesanya pada 2023.

Sean Strickland kembali mengguncang dunia pertarungan dengan mengalahkan Khamzat Chimaev dalam duel yang berlangsung sengit hingga lima ronde. Meski Chimaev datang sebagai unggulan utama dengan angka taruhan -500 berbanding +375 milik Strickland, petarung berjuluk "Tarzan" tersebut berhasil menetralisir keunggulan gulat lawannya dan memaksakan adu serangan berdiri.

Peran Vital Ronde Kelima dalam Penilaian Juri

Kemenangan Strickland ditentukan oleh penilaian yang sangat tipis di meja juri. Sal D’Amato dan Eric Colon memberikan skor 48-47 untuk kemenangan Strickland, sementara juri Sue Sanidad memberikan skor 48-47 untuk keunggulan Chimaev. Perbedaan pandangan ini bermuara pada penilaian di ronde kelima yang menjadi penentu hasil akhir pertarungan.

Pada ronde pamungkas tersebut, Colon dan D’Amato sepakat memberikan poin untuk Strickland, sedangkan Sanidad memilih Chimaev. Momen kunci di ronde ini adalah kemampuan Strickland dalam mempertahankan diri dari upaya takedown Chimaev. Berdasarkan instruksi pelatihnya, Strickland mulai mengombinasikan pukulan kanan setelah jab yang mendarat berulang kali ke wajah Chimaev.

Strategi Strickland Meredam Agresi Gulat Chimaev

Chimaev sebenarnya memulai pertarungan dengan sangat dominan pada ronde pertama. Petarung asal Chechnya tersebut mengontrol Strickland di lantai dan melancarkan berbagai upaya kuncian leher. Namun, situasi berbalik pada ronde kedua saat Strickland berhasil menggagalkan upaya takedown dan justru membuat Chimaev terjatuh di posisi bawah. Ketiga juri memberikan ronde kedua ini untuk Strickland setelah ia memegang kendali posisi atas selama beberapa menit.

Memasuki ronde ketiga, Chimaev mulai meninggalkan upaya gulat dan meladeni adu serangan berdiri. Strickland memanfaatkan situasi ini dengan terus menghujani Chimaev lewat volume serangan jab. Meski hidung Strickland sempat berdarah, ketiga juri tetap memenangkan Strickland di ronde ketiga karena tingkat aktivitas serangannya yang dinilai lebih unggul dibandingkan Chimaev.

Tren Kemenangan Underdog dan Volume Serangan Efektif

Hasil di UFC 328 ini mempertegas pola karier Strickland yang sering tidak diunggulkan namun mampu mempecundangi petarung papan atas. Chimaev sempat memberikan perlawanan balik pada ronde keempat melalui variasi serangan yang lebih beragam dan keberhasilan melakukan takedown di akhir ronde untuk mengamankan poin dari seluruh juri. Namun, keunggulan fisik dan stamina Strickland di ronde terakhir menjadi pembeda.

Chimaev tampak tidak lagi memiliki intensitas gulat yang sama seperti tahun-tahun sebelumnya saat ia meneror divisi kelas menengah. Sebaliknya, Strickland mengandalkan volume pukulan yang konsisten. Walaupun serangan Chimaev terlihat memiliki daya ledak lebih besar, dua dari tiga juri lebih menghargai kuantitas serangan yang dilepaskan oleh Strickland sepanjang pertarungan lima ronde tersebut.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: sports.yahoo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top