MATARAM — Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Nusa Tenggara Barat resmi memberikan Anugerah Organisasi Pendukung Program Prioritas Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dikmensus) kepada Ikatan Guru Indonesia (IGI) NTB. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPMP NTB, Katman, dalam seremoni di Hotel Lombok Garden, Mataram, Rabu (29/4).
Apresiasi tersebut diberikan karena IGI NTB dinilai sebagai organisasi profesi yang paling aktif bergerak di lapangan. Fokus utama penilaian terletak pada konsistensi organisasi dalam memotivasi para guru untuk melakukan pengembangan diri secara mandiri maupun kolektif guna merespons perubahan kebijakan pendidikan nasional.
Kepala BPMP NTB, Katman, S.Pd., M.A., menyatakan bahwa IGI memiliki peran krusial dalam mendorong percepatan mutu pendidikan di Bumi Gora. Menurutnya, kontribusi IGI tidak hanya terbatas pada pelatihan teknis, tetapi juga menyentuh aspek fundamental dalam ekosistem sekolah.
“IGI NTB termasuk organisasi yang konsisten bergerak di lapangan, memotivasi guru untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi,” ujar Katman saat menyerahkan penghargaan tersebut.
Selain peningkatan kompetensi, IGI NTB dipandang sukses mendukung pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Langkah ini dianggap vital untuk memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Barat.
Program prioritas Dikmensus yang menjadi dasar penilaian anugerah ini mencakup spektrum yang luas. Beberapa poin utamanya meliputi peningkatan kualifikasi guru melalui bimbingan teknis, penguatan pendidikan inklusif, hingga pemerataan mutu pendidikan di wilayah-wilayah khusus.
IGI NTB juga aktif dalam pengembangan peran guru Bimbingan Konseling (BK) serta peningkatan kualitas pembelajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB). Secara rutin, organisasi ini menggelar pelatihan daring maupun luring yang menyasar penguatan karakter peserta didik dan pemanfaatan teknologi pembelajaran terbaru.
Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, IGI NTB turut menandatangani gerakan SNBP Aman 2026. Kesepakatan ini bertujuan untuk menjaga integritas proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri agar tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku.
Ketua IGI NTB, Nengah Istiqomah, menegaskan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif ribuan anggota yang tersebar di kabupaten/kota se-NTB. Ia menyebut anugerah dari BPMP ini sebagai bahan bakar moral untuk terus memperluas jangkauan pendampingan guru.
“Penghargaan ini bukan hanya milik pengurus, tetapi milik seluruh anggota IGI NTB yang terus bergerak memajukan pendidikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berkontribusi,” kata Nengah.
Nengah menambahkan, ke depan IGI NTB akan memperdalam fokus pada materi pembelajaran mendalam (deep learning) dan optimalisasi teknologi kecerdasan buatan dalam ruang kelas. Hal ini dilakukan agar guru-guru di NTB mampu bersaing di level nasional sekaligus menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus.